Gejala Kanker

Memang tidak mudah untuk mengenali suatu tanda atau gejala hingga dicurigai kanker. kanker pada stadium awal biasanya tidak menimbulkan gejala. Gejala kanker akan muncul apabila sudah berkembang ke tahap lebih lanjut. Kami akan memberikan sedikit gambaran mengenai beberapa gejala yang patut diwaspadai sebagai cikal bakal penyakit kanker.

Gejala umum kanker

a. Benjolan yang tumbuh

Tanda umum kanker adalah benjolan daging yang tumbuh. Benjolan biasa ditemukan di payudara, leher, ketiak atau bagian tubuh lain. Benjolan biasanya tidak terasa sakit saat ditekan. Rasa sakit akan timbul saat benjolan telah membesar.

Memang tidak semua benjolan adalah kanker. Karena itu, perlu pengamatan sekitar satu sampai dengan tiga bulan untuk mengetahuinya (masa observasi). Benjolan dimungkinkan sebagai kanker jika ukurannya semakib besar dan diserta dengan gejala sakit yang semakin memburuk.

b. Sakit yang tidak kunjung membaik

Beberapa jenis kanker seperti kanker paru dan kanker rahim tidak memperlihatkan benjolan yang kasat mata. Hal inilah yang menyulitkan pada proses pemeriksaan deteksi awal. Pasien biasanya merasa keaskitan saat benjola telah mulai membesar. Alhasil, pasien kebingungan karena sakit yang diderita kerap muncul atau keadaan fisik bertambah memburuk meski telah diobati dengan berbagai obat atau antibiotik.

Beberapa gejala kesakitan secara umum akibat kanker sebagai berikut :
- Koreng atau borok yang sulit sembuh
- Pengeluaran darah tidak normal dari hidung, mulut, alat vital atau anus
- Batuk yang semakin memburuk
- Suara berubah menjadi serak secara permanen
- Gangguan BAB (diare atau sembelit)
- Rasa tidak nyaman pada perut atau pinggul
- Gangguan dalam proses buang air kecil
- Perubahan bentuk, ukuran atau warna pada tahi lalat

c. Penurunan bobot badan secara dratis

Pasien kanker biasanya mengalami penurunan bobot badan secara drastis dalam waktu singkat tanpa sebab yang pasti. Misalnya, penurunan bobot badan sebesar 10 kg dalam waktu singkat (1-3 bulan) tanpa upaya diet dari pasien. Hal tersebut patutu dicurigai sebagai gejala kanker.

Ketika sel kanker bekembang biak tidak terkendali, maka aliran darah dan aliran udara akan terhambat. Akibatnya, sel-sel sehat menderita kelaparan secara massal. Tak heran jika seorang penderita kanker stadium lanjut biasanya memilii tubuh sangat kurus.

Kemoterapi atau obat-obatan dapat digunakan dnegan tujuan baik atau buruk. Semua tergantung bagaimana penggunaannya. Sesungguhnya, dokter menginginkan kesembuhan pasien lebih dari segalanya. Apabila pasien sembuh berarti dokter telah berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Jika pasien melengkapi diri dengan pengetahuan ini, dokter berharap Anda dapat menjadi pasien yang cerdas dan kritis serta menjadi rekan diskusi yang andal bagi dokter dengan tujuan akhir sebuah pengobatan yang berhasil.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Kanker and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>