Pencegahan Penyakit Kanker

Ada banyak informasi kontradiktif mengenai pola makan dan kanker. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk sedikit memahami penelitian yang dilakukan sebelum memutuskan untuk menerima atau menolak berbagai pernyataan yang ada.

Banyak teori terdahulu mengenai hubungan pola makan dengan kanker diuji pada laboratorium dan hewan. Penelitian tersebut memberikan informasi yang bagus, tetapi reaksi kimia yang terjadi pada manusia berbeda. Selain itu, tidaklah aman menganggap bahwa apa yang ditemukan pada hewan percobaan akan berlaku sama pada manusia. Jadi, informasi terbaik adalah informasi yang berasal dari penelitian terhadap manusia.
Untuk membentuk sel-sel kanker, sel-sel yang rusak harus bereplikasi. Beberapa zat dalam makanan kita bisa mendukung proses replikasi tersebut dan mempercepat pertumbuhan kanker atau memperlambatnya serta melindungi kita darai serangan kanker.

Gambar : berbagai jenis buah dan sayuran untuk sebagai menu untuk mencegah kanker

Penderita kanker umumnya sering disarankan dokter untuk menghindari atau membatasi tiap unsur penyebab kanker, misalnya dari makanan penyebab kanker, minuman alkohol dan gaya hidup yang tidak sehat dan ini berlaku pada semua jenis kanker yang ada. Kebanyakan kanker yang mendera manusia berawal dari sumber makanan yang dikonsumsi dengan mengandung kadar sumber vitamin dan kandungan-kandungannya secara tidak seimbang.

Untuk mencegah dan sekaligus menghindari terjangkitnya penyakit kanker ada baiknya untuk disiplin dalam mengonsumsi berbagai jenis makanan. Ada banyak makanan yang mengandung zat-zat pelindung yang bisa mengurangi kerusakan jaringan akibat radikal bebas atau berpotensi mengurangi pertumbuhan sel.

1. Antioksidan

Antioksidan merupakan unsur penting dalam makanan dan terlibat dalam pemeliharaan serta perbaikan DNA dan sel. Antioksidan bisa menurunkan produksi radikal bebas, mencegah kerusakan awal pada sel, serta menurunkan peluang sel menjadi sel kanker. antioksidan dalam makanan bisa berupa vitamin atau mineral seperti vitamin C dan E, beta karoten dan selenium. Antioksidan dapat pula ditemukan dalam flavonoid pada sayuran.

2. Fitoestrogen

Fitoestogen hampir mirip dengan estrogen, namun lebih lemah daripada estrogen yang diproduksi sendiri oleh tubuh. Fitoestrogen bisa dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu isoflavon dan lignan. Isoflavon berhubungan dengan protein pada makanan, sementara lignan dengan serat.

3. Senyawa bioaktif lain

Banyak makanan mempunyai fungsi di luar vitamin dan mineral yang dikandungnya. Riset membuktikan bahwa beberapa senyawa kimia yang terkandung serta reaksinya baik untuk kesehatan. Dalam eksperimen di laboratorium, misalnya ekstrak bawang putih mampu membunuh Heliobacter pylori, bakteri yang dapat tumbuh dalam perut dan diketahui meninigkatkan risiko kanker. Senyawa yang mengandung sulfur yang terdapat dalam bawang putih dan bawang bombai juga dapat menurunkan pembentukan senyawa karsinogen yang timbul dari pengasapan daging.

4. Makanan kaya karbohidrat dan protein

Makanan kaya karbohidrat mencakup serelia, seperti gandum, gandum hitam, oat, barley, dan beras serta beberapa jenis sayuran, seperti kentang, ubi jalar, dan talas. Jenis-jenis makanan ini harus menjadi makanan pokok Anda.

Makanan yang berkarbohdirat dan berprotein nabati, banyak mengandung nutrisi yang bisa mencegah kanker :

- Serat
- Vitamin (khususnya vitamin B)
- Karotenoid (terdapat dalam ubi jalar dan talas)
- Folat (terdapat dalam kacang-kacangan)
- Vitamin E (terdapat dalam sereal padi-padian
- Vitamin C (terdapat dalam kentang dan plong-polongan)


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Kanker and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>